Berapa Biaya Pembuatan Website Perusahaan? Ini Faktor yang Menentukan
Biaya pembuatan website perusahaan bisa berbeda jauh. Kenali faktor yang menentukan harga dan biaya rutin yang sering terlupakan sebelum memilih penawaran.
Baca artikel →
Banyak perusahaan B2B sudah memiliki website, tetapi bagian artikelnya kosong atau terakhir diperbarui bertahun-tahun lalu. Padahal, artikel adalah cara yang efektif untuk muncul di Google saat calon pelanggan mencari informasi, sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan Anda memahami bidangnya.
Menulis artikel untuk website perusahaan tidak harus rumit. Anda tidak perlu menjadi penulis profesional. Yang dibutuhkan adalah topik yang tepat, struktur yang jelas, dan kebiasaan menulis secara rutin. Artikel ini menjelaskan langkah-langkahnya.
Pembeli B2B biasanya melakukan riset sebelum menghubungi pemasok. Mereka mencari tahu perbedaan bahan, spesifikasi, proses produksi, atau cara memilih vendor. Jika website Anda menjawab pertanyaan tersebut, perusahaan Anda hadir sejak awal proses pencarian, sebelum calon pelanggan menyusun daftar pemasok.
Artikel juga membantu tim penjualan. Pertanyaan yang sering diajukan cukup dijawab sekali dengan baik, lalu tautannya bisa dibagikan kepada calon pelanggan. Pertanyaan yang jawabannya singkat lebih cocok dikumpulkan di halaman FAQ.
Sumber topik terbaik bukan dari menebak, melainkan dari pertanyaan nyata yang diterima perusahaan Anda. Kumpulkan dari:
Contoh topik untuk pabrik kemasan: "perbedaan karton single wall dan double wall", "cara menentukan ukuran kardus untuk pengiriman", atau "apa saja yang perlu disiapkan sebelum memesan kemasan custom". Topik seperti ini spesifik, dicari, dan dekat dengan keputusan pembelian. Cara mengolah pertanyaan pelanggan menjadi rencana halaman ada di riset kata kunci untuk bisnis B2B.
Setiap artikel sebaiknya fokus menjawab satu pertanyaan utama. Artikel yang mencoba membahas semuanya sekaligus biasanya terlalu panjang, sulit dibaca, dan sulit muncul untuk pencarian yang spesifik.
Jika sebuah topik terlalu luas, pecah menjadi beberapa artikel yang saling menautkan. Hindari juga menulis beberapa artikel yang membahas hal yang hampir sama, karena artikel-artikel tersebut akan bersaing satu sama lain di Google.
Pembaca di website jarang membaca kata per kata. Mereka memindai judul dan mencari bagian yang relevan. Struktur yang membantu:
Gunakan bahasa yang dipahami pelanggan. Istilah teknis boleh dipakai, tetapi jelaskan artinya saat pertama kali muncul.
Artikel tidak berdiri sendiri. Tambahkan tautan ke halaman produk atau layanan yang berkaitan, dan ke artikel lain yang membahas topik terkait. Tautan internal membantu pembaca melanjutkan ke informasi berikutnya, dan membantu Google memahami halaman mana yang paling penting di website Anda.
Tujuan akhirnya adalah membawa pembaca dari pertanyaan menuju halaman yang relevan, lalu ke formulir kontak atau permintaan penawaran.
Baca juga: cara agar website perusahaan muncul di Google.
Konsistensi lebih penting daripada jumlah. Satu atau dua artikel setiap bulan yang ditulis dengan baik lebih bermanfaat daripada sepuluh artikel sekaligus lalu berhenti berbulan-bulan.
Tentukan siapa yang menulis, siapa yang memeriksa isi teknisnya, dan kapan artikel diterbitkan. Di perusahaan manufaktur, penulis bisa dari tim pemasaran, sedangkan pemeriksa isinya dari tim produksi atau teknik.
Jika CMS website Anda mendukung penjadwalan, tulis beberapa artikel sekaligus saat ada waktu luang, lalu atur tanggal terbitnya satu per satu. Artikel akan tayang otomatis pada tanggal yang ditentukan, sehingga website tetap aktif meski tim sedang sibuk.
Baca juga: apa itu CMS untuk memahami cara mengelola konten website sendiri.
Tidak ada angka pasti. Tulis sepanjang yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan dengan lengkap, tanpa bertele-tele. Untuk topik B2B yang teknis, artikel biasanya cukup panjang karena perlu menjelaskan detail.
Perlu, terutama jika informasinya sudah berubah, misalnya spesifikasi produk atau regulasi. Memperbarui artikel yang sudah mendapat kunjungan sering lebih efektif daripada menulis artikel baru.
Tergantung pasar Anda. Jika perusahaan melayani pembeli dari luar negeri, artikel dalam bahasa Inggris membantu mereka menemukan dan memahami produk Anda. Mulailah dari topik yang paling sering ditanyakan pembeli luar negeri. Baca juga website multibahasa untuk perusahaan manufaktur.
Artikel terbaik untuk website B2B adalah jawaban yang baik untuk pertanyaan yang sudah sering diajukan pelanggan Anda.
Butuh website dengan CMS yang memudahkan Anda menulis dan menjadwalkan artikel? Lihat layanan pembuatan website kami.