Cara Mengukur Hasil Website Perusahaan dengan Analytics dan Search Console

Oleh · 21 Oktober 2026 · 4 menit baca

Ilustrasi dasbor statistik website dengan grafik pengunjung dan permintaan penawaran

Setelah website perusahaan diluncurkan, pertanyaan berikutnya hampir selalu sama: apakah website ini benar-benar menghasilkan? Tanpa data, jawabannya hanya perkiraan. Dengan data yang tepat, Anda bisa melihat dari mana calon pelanggan datang, halaman apa yang mereka baca, dan berapa banyak yang akhirnya menghubungi perusahaan.

Dua alat gratis dari Google cukup untuk memulai: Google Analytics 4 dan Google Search Console. Artikel ini menjelaskan apa fungsi masing-masing, angka apa yang perlu diperhatikan, dan cara meninjaunya secara rutin tanpa tenggelam dalam data.

Dua alat, dua fungsi berbeda

Google Search Console menunjukkan bagaimana website Anda tampil di hasil pencarian Google, sebelum orang mengklik. Di sini Anda bisa melihat kata kunci yang membuat website muncul, berapa kali muncul (tayangan), berapa kali diklik, dan masalah teknis yang ditemukan Google.

Google Analytics 4 menunjukkan apa yang terjadi setelah orang tiba di website. Berapa banyak pengunjung, dari mana mereka datang, halaman apa yang dibuka, dan apakah mereka melakukan tindakan penting seperti mengirim formulir.

Keduanya saling melengkapi. Search Console menjawab "bagaimana orang menemukan kami", sedangkan Analytics menjawab "apa yang mereka lakukan setelahnya".

Diagram alur dari pencarian, kunjungan, halaman produk, hingga permintaan penawaran
Diagram alur dari pencarian, kunjungan, halaman produk, hingga permintaan penawaran

Angka dasar yang perlu diperhatikan

Jumlah pengunjung

Jumlah pengunjung menunjukkan seberapa banyak orang yang datang ke website. Angka ini berguna untuk melihat tren dari bulan ke bulan, tetapi bukan ukuran keberhasilan satu-satunya. Untuk bisnis B2B, sedikit pengunjung yang tepat lebih berharga daripada banyak pengunjung yang tidak relevan.

Sumber kunjungan

Analytics mengelompokkan pengunjung berdasarkan asalnya, misalnya dari pencarian Google, kunjungan langsung (mengetik alamat website), media sosial, atau tautan dari website lain. Dari sini Anda tahu saluran mana yang bekerja dan mana yang perlu diperkuat.

Halaman yang paling sering dibuka

Lihat halaman mana yang paling banyak dikunjungi. Jika halaman produk tertentu ramai, pastikan informasinya lengkap dan ada ajakan untuk menghubungi tim. Jika halaman penting justru sepi, mungkin halaman tersebut sulit ditemukan dari menu atau belum muncul di Google.

Perangkat dan lokasi pengunjung

Analytics juga menunjukkan apakah pengunjung datang dari ponsel atau komputer, serta dari kota atau negara mana. Jika sebagian besar pengunjung memakai ponsel, pastikan halaman produk dan formulir nyaman digunakan di layar kecil. Jika banyak pengunjung datang dari luar negeri, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan versi bahasa lain.

Kata kunci di Search Console

Laporan performa di Search Console menunjukkan kata kunci yang membuat website Anda tampil. Perhatikan kata kunci yang sering muncul tetapi jarang diklik. Bisa jadi judul atau deskripsi halamannya kurang menarik. Kata kunci yang relevan tetapi belum memiliki halaman khusus juga bisa menjadi ide artikel baru.

Permintaan penawaran adalah angka terpenting

Untuk website perusahaan B2B, ukuran keberhasilan utamanya bukan jumlah pengunjung, melainkan berapa banyak calon pelanggan yang menghubungi perusahaan. Ini bisa berupa formulir permintaan penawaran, klik tombol WhatsApp, klik nomor telepon, atau email.

Agar bisa diukur, tindakan-tindakan ini perlu dicatat sebagai tindakan penting (di Google Analytics 4 disebut key event, sebelumnya dikenal sebagai konversi). Minta penyedia website Anda menyiapkannya sejak awal. Tanpa pengaturan ini, Analytics hanya menunjukkan jumlah pengunjung, tanpa tahu siapa yang benar-benar menjadi prospek. Klik pada tombol WhatsApp juga bisa dicatat dengan cara yang sama.

Lengkapi data ini dengan catatan internal. Saat ada permintaan penawaran masuk, tanyakan bagaimana mereka menemukan perusahaan Anda. Data dari website dan informasi langsung dari pelanggan saling melengkapi.

Tinjauan bulanan yang sederhana

Anda tidak perlu membuka Analytics setiap hari. Tinjauan sebulan sekali sudah cukup untuk sebagian besar website perusahaan. Gunakan daftar berikut:

  1. Berapa permintaan penawaran atau kontak yang masuk dari website bulan ini?
  2. Dari sumber mana pengunjung paling banyak datang?
  3. Halaman apa yang paling banyak dibuka, dan apakah ada yang turun drastis?
  4. Kata kunci baru apa yang muncul di Search Console?
  5. Apakah Search Console melaporkan masalah teknis yang perlu diperbaiki?
  6. Apa satu hal yang akan diperbaiki atau ditambahkan bulan depan?

Bandingkan dengan bulan sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu, terutama jika bisnis Anda memiliki musim ramai tertentu.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Hanya melihat jumlah pengunjung: angka naik terasa menyenangkan, tetapi belum tentu mendatangkan pelanggan.
  • Formulir tidak dicatat sebagai tindakan penting: tidak ada cara untuk mengetahui halaman mana yang menghasilkan prospek.
  • Akses hanya dimiliki pihak luar: saat berganti penyedia, data lama ikut hilang. Pastikan akun Analytics dan Search Console terdaftar atas nama perusahaan.
  • Data dikumpulkan tetapi tidak dipakai: laporan dibuka, lalu tidak ada tindakan apa pun.

Pertanyaan umum

Apakah Google Analytics 4 dan Search Console berbayar?

Keduanya gratis. Yang dibutuhkan adalah pemasangan yang benar dan akses yang dimiliki perusahaan sendiri.

Berapa lama sampai data mulai berguna?

Data mulai terkumpul sejak alat dipasang. Untuk melihat tren yang berarti, biasanya dibutuhkan beberapa bulan data, terutama untuk website baru yang masih membangun posisi di Google.

Apakah perlu memberi tahu pengunjung bahwa website memakai Analytics?

Sebaiknya ya. Cantumkan penggunaan alat analitik di halaman kebijakan privasi website Anda, dan sesuaikan dengan ketentuan perlindungan data yang berlaku. Baca apa saja yang perlu ada di kebijakan privasi dan cookie.

Website yang baik bukan hanya dilihat, tetapi diukur: berapa orang yang datang, dan berapa yang akhirnya menghubungi Anda.

Ingin website yang siap diukur sejak hari pertama? Lihat layanan pembuatan website kami, atau baca cara agar website perusahaan muncul di Google.