Keamanan Website Perusahaan, Langkah Dasar yang Perlu Anda Pastikan

Oleh · 18 Oktober 2026 · 5 menit baca

Ilustrasi website perusahaan yang dilindungi perisai keamanan dan gembok

Website perusahaan menyimpan lebih dari sekadar halaman profil. Di dalamnya ada data produk, pesan dari calon pelanggan, dan akses ke CMS yang bisa mengubah isi website kapan saja. Jika website diretas, akibatnya bisa berupa halaman yang diganti, tautan spam yang disisipkan, peringatan berbahaya di browser, hingga hilangnya kepercayaan calon pelanggan.

Kabar baiknya, sebagian besar risiko dapat dikurangi dengan langkah dasar yang konsisten. Artikel ini menjelaskan lapisan perlindungan yang sebaiknya dimiliki setiap website perusahaan, dan hal yang perlu Anda tanyakan kepada penyedia jasa website.

Diagram lapisan perlindungan website perusahaan
Diagram lapisan perlindungan website perusahaan

Mengapa website perusahaan menjadi sasaran?

Banyak pemilik bisnis berpikir, "Website kami kecil, siapa yang mau meretasnya?" Kenyataannya, sebagian besar serangan dilakukan secara otomatis. Program peretas memindai ribuan website untuk mencari celah yang umum: perangkat lunak yang tidak diperbarui, kata sandi yang lemah, atau formulir tanpa perlindungan. Website dipilih bukan karena ukurannya, melainkan karena celahnya.

Karena itu, keamanan bukan hanya urusan perusahaan besar. Setiap website yang terhubung ke internet perlu perlindungan dasar.

HTTPS dan sertifikat SSL

HTTPS mengenkripsi data yang dikirim antara browser pengunjung dan website Anda, misalnya isi formulir permintaan penawaran. Website tanpa HTTPS ditandai "tidak aman" oleh browser, dan hal ini dapat membuat calon pelanggan ragu.

Pastikan seluruh halaman menggunakan HTTPS, bukan hanya halaman tertentu, dan alamat lama yang diawali "http://" diarahkan secara otomatis ke versi "https://". Sertifikat SSL juga perlu diperpanjang tepat waktu. Banyak layanan hosting kini memperpanjangnya secara otomatis, tetapi tetap perlu dipastikan.

Pembaruan perangkat lunak secara rutin

Website dibangun dari berbagai komponen: sistem CMS, plugin, tema, dan perangkat lunak di server. Setiap komponen sesekali memiliki celah keamanan yang kemudian diperbaiki melalui pembaruan. Website yang tidak pernah diperbarui akan menumpuk celah yang sudah diketahui publik.

Jika website Anda memakai CMS dengan banyak plugin tambahan, setiap plugin adalah satu komponen lagi yang perlu dirawat. Gunakan hanya plugin yang benar-benar dibutuhkan, dan hapus yang tidak terpakai. Pastikan ada pihak yang jelas bertanggung jawab melakukan pembaruan.

Kata sandi kuat dan verifikasi dua langkah

Akses ke CMS adalah pintu utama website. Jika kata sandi admin bocor atau mudah ditebak, peretas tidak perlu mencari celah teknis sama sekali.

  • Gunakan kata sandi yang panjang dan unik untuk setiap pengguna, jangan dipakai ulang di layanan lain.
  • Simpan kata sandi di pengelola kata sandi, bukan di catatan atau grup chat.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) jika CMS mendukungnya. Dengan 2FA, kata sandi saja tidak cukup untuk masuk.
  • Jangan berbagi satu akun untuk beberapa orang. Setiap orang sebaiknya memiliki akun sendiri.

Hak akses pengguna yang sesuai peran

Tidak semua orang di tim perlu akses penuh. Staf pemasaran yang menulis artikel tidak perlu bisa menghapus halaman atau mengubah pengaturan website. Dengan hak akses sesuai peran, kesalahan atau akun yang bocor tidak berdampak ke seluruh website.

Tinjau daftar pengguna CMS secara berkala. Saat karyawan pindah divisi atau keluar dari perusahaan, segera nonaktifkan atau sesuaikan aksesnya. Akun lama yang terlupakan adalah celah yang sering tidak disadari.

Baca juga: apa itu CMS dan bagaimana cara kerjanya.

Backup yang benar-benar bisa dipulihkan

Backup adalah jaring pengaman terakhir. Jika website rusak karena serangan, kesalahan pengeditan, atau masalah server, backup memungkinkan website dikembalikan ke kondisi sebelumnya.

Backup yang baik dilakukan secara otomatis dan berkala, disimpan di lokasi terpisah dari website utama, dan pernah diuji pemulihannya. Backup yang tidak pernah dicoba dipulihkan belum tentu berguna saat dibutuhkan.

Perlindungan dari spam dan bot

Formulir kontak dan permintaan penawaran sering menjadi sasaran bot yang mengirim pesan spam dalam jumlah besar. Selain mengganggu, spam bisa membuat pesan penting dari calon pelanggan tenggelam.

Perlindungan yang umum digunakan antara lain verifikasi anti-bot pada formulir, pembatasan jumlah kiriman dari sumber yang sama, dan firewall aplikasi web yang menyaring lalu lintas mencurigakan sebelum sampai ke website. Pilih perlindungan yang tidak menyulitkan pengunjung asli.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Satu akun admin dipakai bersama: tidak ada yang tahu siapa mengubah apa, dan kata sandinya beredar ke banyak orang.
  • Website dibiarkan bertahun-tahun tanpa pembaruan: celah keamanan terus bertambah.
  • Terlalu banyak plugin: setiap tambahan adalah komponen yang perlu dirawat.
  • Backup disimpan di server yang sama: jika server bermasalah, backup ikut hilang.
  • Akses mantan karyawan tidak dicabut: akun lama tetap aktif tanpa pengawasan.

Pertanyaan untuk penyedia website Anda

  1. Apakah seluruh website sudah menggunakan HTTPS, dan siapa yang mengurus perpanjangan sertifikatnya?
  2. Siapa yang melakukan pembaruan keamanan, dan seberapa sering?
  3. Apakah CMS mendukung verifikasi dua langkah dan hak akses berbeda untuk setiap pengguna?
  4. Seberapa sering backup dilakukan, di mana disimpan, dan bagaimana cara memulihkannya?
  5. Bagaimana formulir dilindungi dari spam dan bot?
  6. Apa langkah yang dilakukan jika website mengalami gangguan keamanan?

Baca juga: cara memilih jasa pembuatan website untuk daftar pertanyaan lain sebelum bekerja sama. Kalau ingin tahu seberapa tahan website Anda terhadap serangan sungguhan, tanyakan juga soal penetration testing.

Pertanyaan umum

Apakah HTTPS saja sudah cukup untuk keamanan website?

Belum. HTTPS melindungi data saat dikirim, tetapi tidak mencegah peretasan melalui kata sandi lemah atau perangkat lunak yang tidak diperbarui. HTTPS adalah satu lapisan dari beberapa lapisan perlindungan yang dibutuhkan.

Apakah website company profile tanpa toko online juga perlu diamankan?

Perlu. Website company profile tetap memiliki akses CMS, formulir kontak, dan reputasi perusahaan yang dipertaruhkan. Website yang diretas dapat disisipi konten berbahaya dan ditandai tidak aman oleh browser maupun mesin pencari.

Apa yang harus dilakukan jika website sudah terlanjur diretas?

Segera hubungi penyedia website atau pihak yang mengelola hosting, ganti kata sandi semua pengguna, dan pulihkan website dari backup yang bersih. Setelah itu, cari tahu celah yang dimanfaatkan agar kejadian yang sama tidak terulang. Langkah lengkapnya ada di website diretas: langkah pertama dalam 24 jam.

Keamanan website bukan pekerjaan sekali jadi, melainkan kebiasaan: diperbarui, dibatasi aksesnya, dan selalu punya cadangan.

Ingin website perusahaan yang dirawat dan diamankan tanpa repot? Lihat layanan pembuatan website kami, atau baca hosting website, apa itu dan bagaimana memilihnya.